Solidaritas DPD IMM Jateng Mendukung Pergerakan Rakyat Menolak PT RUM (Tutup atau Pindah)

Solidaritas DPD IMM Jateng Mendukung Pergerakan Rakyat Menolak PT RUM (Tutup atau Pindah)

Seruan Solidaritas DPD IMM Jawa Tengah Tutup PT RUM Sukoharjo, melalui Bidang Hikmah

“Segala bentuk ketidak adilan, kesewenang-wenangan, dan kemungkaran adalah lawan besar gerakan IMM, dan perlawanan terhadapnya adalah kewajiban setiap kader IMM”
(Nilai Dasar Ikatan, Poin 3)

Berawal dari kecacatan administrasi pendirian PT RUM Sukoharjo menyebabkan proses produksi PT.RUM mengeluarkan bau busuk dan limbah yang membahayakan warga. Kurang lebih empat bulan warga terganggu oleh bau busuk dan limbah dari PT. RUM tersebut. Beberapa warga terutama anak-anak mengalami infeksi saluran pernapasan (ISPA), hal ini dibuktikan dari hasil pemeriksaan dokter RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo, 32 warga terkena ISPA berat serta 152 warga Kedungwinong merasakan pusing dan mual. Selain kedungwinong, bau busuk dan limbah PT.RUM juga berdampak kepada warga desa Plesan, Gupit, Celep, dan Pengkol.
Nota protes dilayangkan, kesepakatan di bangun dan di tanda tangani pada tanggal 19 Januari 2018 oleh rakyat Sukoharjo dengan PT.RUM mengenai stop produksi dan penutupan sementara pada saat itu juga, apabila PT.RUM tidak mampu menghilangkan bau busuk dan limbah. Akan tetapi PT.RUM mengingkari kesepakatan, tidak menutup sementara / stop peoduksi sampai tanggal 24 Februari 2018.
Bukan hanya PT.RUM, rakyat sukoharjo juga membangun kesepakatan dengan Bupati Sukoharjo pada tanggal 22 Februari 2018 melalui aksi, dimana Bupati Sukoharjo berjanji akan menandatangani SK tentang penutupan PT.RUM pada tanggal 23 Februari 2018. Akan tetapi Bupati Sukoharjo memilih pergi ke Bali menghadiri rapimnas PDIP.
Pada akhirnya warga menggelar aksi menutup PT.RUM, namun di hadang oleh Polisi dan TNI, yang dilapangan aparat tersebut melakukan penyekapan, penyiksaan, dan pemukulan terhadap tiga massa yang melakukan aksi di depan PT.RUM.
Akibat ulah PT.RUM, Aparat, dan Bupati Sukoharjo itulah yang menyebabkan rakyat bersama aliansi Sukoharjo Melawan Racun (SAMAR) dan Masyarakat Peduli Lingkungan (MPL) tidak bila lagi menahan amarah dan menanti janji baik PT.RUM maupun Bupati Sukoharjo.
Berdasarkan hal diatas, DPD IMM Jawa Tengah menyerukan solidaritas mendukung pergerakan rakyat untuk:
1. Menjadikan permasalahan limbah dan bau busuk PT.RUM menjadi permasalahan bersama IMM se-Jawa Tengah.
2. Mengajak semua PC IMM se-Jwa Tengah untuk bersama menyatakan sikap tutup PT.RUM Sukoharjo.
3. Menggelar aksi menolak PT.RUM di kota masing-masing PC IMM Se-Jawa Tengah.

Semarang, 27 Februari 2018

Ketua Umum
DPD IMM Jawa Tengah

IMMawan Abdul Wahid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *